Pimpinan DPRD DKI Setuju Denda Progresif untuk Pelanggaran PSBB Transisi

Bima Setiyadi
Wakil Ketua DPRD Jakarta, M Taufik. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pemprov Jakarta sedang menimbang wacana pemberian sanksi denda progresif bagi pelanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Wakil Ketua DPRD Jakarta, M Taufik setuju dengan adanya denda progresif.

Dia mengatakan aturan yang lebih tegas dibutuhkan untuk menahan lonjakan kasus positif covid-19 di Jakarta. Politikus Gerindra itu menegaskan aturan yang dibuat harus membuat masyarakat taat protokol kesehatan.

"Harus ada sanksi untuk membuat jera masyarakat dalam menjalani aturan," kata Taufik saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Taufik menjelaskan jika payung hukum sanksi denda progresif sudah diterbitkan, Pemprov DKI Jakarta tidak boleh kendur mengawasi protokol kesehatan. Dia optimistis kasus positif covid-19 di Jakarta bisa dikendalikan apabila sanksi progresif yang dibarengi dengan pengawasan ketat dapat menimbulkan efek jera bagi pelanggar protokol kesehatan.

"Banyak pelanggaran protokol kesehatan terjadi di lingkungan masyarakat. Terutama dengan tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak. Awasi dengan ketat dan kenakan sanksi lebih tinggi," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pramono soal DPRD DKI Usul Penambahan Kursi Dewan: Bukan Tambah, Kembali seperti Pemilu 2024

5 hari lalu

DPRD DKI Usul Penambahan Kursi Dewan Jadi 180-220 Orang Diatur di Revisi UU DKJ

12 hari lalu

Anggota DPRD DKI Kawal Modifikasi Cuaca Jabodetabek, 1 Ton Garam Disemai Picu Hujan

16 hari lalu

APBD DKI 2026 Turun Jadi Rp79,56 Triliun, Rano Karno Pastikan Program Prioritas Tetap Berjalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal