Tiga ruangan tersebut yakni bekas ruangan ketua pengurus yayasan, ruangan sekretaris, serta ruangan sarana prasarana yayasan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan senjata maupun benda berbahaya baru di basement tersebut.
“Tidak ada,” ujar Alpino.
Sebelumnya, polisi mengungkap sosok yang diduga menjadi pemilik ratusan senjata yang ditemukan di kompleks Sekolah Islam Harapan Ibu. Pemiliknya disebut berinisial DS yang merupakan direktur PT Lokta Karya Perbakin.
“Jadi kalau dilihat penelusuran dari identitas ini yang bersangkutan merupakan direktur ya, terhadap suatu perusahaan PT LKP. LKP ini terkait tentang impor senjata angin ataupun senjata airsoft gun,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, dikutip Sabtu (8/8/2026).
Budi belum merinci identitas DS. Namun, berdasarkan pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak, DS diketahui telah meninggal dunia pada 2020.
“Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak menemukan bahwa Saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020. Sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut,” ujarnya.