Fadil melihat, kolaborasi ini merupakan kemajuan teknologi yang membantu kepolisian dalam operasi kemanusiaan. Pasalnya, dengan alat teknologi yang bisa memantau masyarakat selama 1x24 jam ini, diharapkan bisa menyadarkan masyarakat agar tidak berkerumun.
"Dibayar terus gambar berubah gak bisa dia, itulah kenapa efektif pakai teknologi, dia akurat, apalagi kalau terkini bisa dizoom. Ya inilah ide cemerlang yang perlu kita berikan apresiasi tinggi bagi Kapolres (Kombes Pol Audie S. Latuheru)," tuturnya.
Apresiasi itu, kata Fadil sangat bermakna. Sebab diketahui jabatan Audie sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat hanya tinggal menghitung hari saja.
Namun dengan dedikasi yang sangat tinggi, dirinya mampu melaunching sebuah terobosan baru jelang berakhirnya massa jabatan sebagai Kapolres.
"Mudah-mudahan CCTV No Blindspot ini bisa bermanfaat didalam menciptakan rasa aman, para Kapolsek tentu tahu dimana titik yang menjadi daerah rawan gangguan Kamtibmas di mana titik-titik terjadinya transaksi narkoba, di mana titik rawan tawuran, dimana titik rawan begal, saya berharap kombinasi ini bisa terus ditingkatkan," ucapnya