Dari Jakarta, Pramowo ingin mengirimkan pesan moral bahwa perdamaian, kedamaian, adalah tanggung jawab yang harus terus dijaga dan diperjuangkan.
Sebagai kota global, kata Pramono, Jakarta memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan merawat harmoni di tengah keberagaman. "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat persatuan serta mendukung berbagai kegiatan lintas agama, budaya, sebagai wujud nyata kebersamaan itu."
"Saya meyakini bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan tokoh spiritual menjadi kunci dalam membangun kehidupan yang damai, harmonis, dan beradab," paparnya.
Pramono juga secara khusus mengajak seluruh masyarakat tidak berhenti pada seremonial, tetapi menjadikan nilai-nilai yang direnungkan pada agenda malam ini sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari untuk menebarkan nilai kemanusiaan, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kedamaian.
"Jadikan malam ini sebagai titik awal untuk memperkuat komitmen kita bersama. Dari Jakarta, kita kirimkan pesan damai untuk dunia. Semoga doa-doa yang kita panjatkan menjadi kebaikan serta membawa berkah bagi umat manusia," pungkasnya.