Menurut Pramono, janji ini ia sampaikan usai dirinya mengaku dibisiki oleh Ketua Pengurus Wilayah Muslimat NU DKI Jakarta, Nyai Hizbiyah Rochum. Katanya, Nyai menginginkan ada kader Muslimat NU ditempatkan di BUMD.
Pramono menilai Muslimat NU juga memberikan kontribusi nyata khususnya di DKI Jakarta dalam bidang keumatan.
"Kalau organisasi terbesar Nahdlatul Ulama ini nggak dirawat dengan baik yang rugi siapa? Yang rugi bangsa dan negara. Karena kenapa? Nahdlatul Ulama urusan kebangsaan Keindonesiaan Bhinneka Tunggal Ika Persatuan nggak pernah jadi isu sama sekali Bagi Nahdlatul Ulama," kata dia.