"Awalnya amblas hanya sedikit, namun setiap hari terus bergeser dan semakin melebar. Jalan ini sudah rusak selama lima bulan, tetapi belum ada penanganan," kata Warjono kepada wartawan.
Ia berharap perbaikan bisa segera dikerjakan agar tidak menimbulkan kecelakaan akibat kerusakan jalan tersebut. Menurutnya, amblesan jalan itu telah sepanjang 100 meter.
"Ini berdampak pada lingkungan dan warga sekitar baik kendaraan roda empat maupun roda dua, pedagang UMKM, jadi mereka nggak bisa lewat sini harus muter karena ini jalan utama yang biasa dilewati setiap hari. Jadi untuk semua pengguna jalan biasanya lewat sini," kata Warjono.