Nimad menuturkan, minimnya akses jalur yang tertutup perlintasan kereta ini, membuat jumlah pembeli menurun. Hal ini juga berpengaruh terhadap menurunnya pendapatan pedagang pasar.
"Saya sudah 35 tahun, pak, jualannya di Pasar Kombongan, makanya saya tahu persis gitu. Cuma kendalanya ini pasar banyak keluhan ini hanya aksesnya terlalu tertutup," kata dia.
Atas keluhan yang disampaikan, Pramono langsung memerintahkan jajarannya untuk segera mencari solusi. Setidaknya ada akses jalur yang bisa dilalui sepeda motor.
“Saya minta agar segera diupayakan akses minimal untuk kendaraan roda dua. Kita memang tidak bisa mengubah jalur kereta, tetapi bisa membuka akses alternatif agar pembeli lebih mudah datang ke pasar,” ucapnya.