"Saya tadi sudah tanya secara langsung kepada penduduk, dulu kenapa tidak dilakukan? Karena memang sebagian pasti masih keberatan," kata dia.
"Tapi karena dari waktu ke waktu di sini selalu banjir, apalagi dalam dua minggu ini terjadi banjir yang sama, sekarang ini sebagian besar masyarakat sudah bersedia untuk dilakukan normalisasi," imbuhnya.
Berdasarkan data Dinas SDA DKI Jakarta, Kali Begog yang merupakan bagian dari Kali Cakung Lama mengalami penyempitan sehingga lebar efektif saluran hanya tersisa sekitar 2-3 meter dari kondisi awal sekitar 20 meter.
Penyempitan itu disertai tingginya endapan sedimen dan okupasi bangunan di bantaran kali yang menyebabkan pendangkalan dan berkurangnya daya tampung aliran, terutama saat debit air meningkat akibat hujan.
Kondisi itu rentan menimbulkan genangan hingga banjir di wilayah Kecamatan Cilincing (Semper barat dan timur), Kelapa Gading (Pegangsaan) dan Koja (Tugu Selatan).