Politisi PDIP itu menilai, kader posyandu memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan keluarga. Kader turut menggerakkan perilaku hidup bersih dan sehat, mengingatkan imunisasi, memberikan edukasi gizi, serta mendorong warga melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas peran penting kader dalam membangun masyarakat Jakarta yang lebih sehat,” kata dia.
Selain berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, Pramono menyebut peran posyandu juga terlihat dalam penurunan jumlah RW kumuh di Jakarta dari 445 menjadi 211 RW.
“Ini adalah prestasi yang luar biasa. Salah satu faktornya adalah peran posyandu terutama untuk kesehatan anak dan ibu,” tuturnya.
Pramono berharap, Jambore Kader Posyandu tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah untuk berbagi pengetahuan dan praktik baik yang dapat diterapkan para kader di seluruh wilayah Jakarta.