Produk UMKM di Formula E Laris Terjual (dok. Pemprov DKI)
Muhammad Refi Sandi

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan produk UMKM di ajang Formula E laris terjual. Pada gelaran Sabtu (4/6/2022) lalu, sebanyak 260 pelaku UMKM menjual produknya di Sirkuit Ancol, Jakarta Utara.

Larisnya produk UMKM diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Pemprov DKI, Elisabeth Ratu Rante Allo.

"Saat ini terus melakukan pemantauan secara langsung transaksi non-tunai UMKM Formula E melalui dashboard QRIS Jakpreneur. Tidak ada target omzet, tapi optimistis angkanya besar. Kami pantau terus di dashboard, total omzet sudah ratusan juta," kata Ratu, Senin (6/6/2022).

Ratu pun berharap gelaran skala global berikutnya dapat terus melibatkan UMKM.

“Kami berharap, ke depannya semakin banyak peluang kolaborasi skala global yang melibatkan UMKM,” ujarnya.

Antusiasme penonton Formula E Jakarta memang turut berimbas pada larisnya produk UMKM. Para penonton memadati stan UMKM yang berlokasi di 3 titik, yaitu di dalam sirkuit, Pantai Festival dan Taman Lumba-Lumba. Puncaknya, terjadi pada siang hari pukul 11.00-13.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-18.00 WIB. Produk yang paling laris diserbu adalah minuman dingin dan makanan berat.

Hal ini dibenarkan Citra, pelaku UMKM binaan Jakpreneur Jakarta Timur yang menjual nasi kebuli di event Formula E. Ia merasa sangat bersyukur karena selain bangga bisa berjualan di ajang bergengsi, produknya juga habis terjual.

"Alhamdulillah, dari jam 10 pagi yang beli ngalir terus. Baru jam tigaan saja agak sepi, mugkin karena sedang nonton balapannya,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Haryono, pemilik produk makaroni. Selain produknya yang laris terjual, ajang ini juga dapat mengangkat nama produknya di media sosial.  

“Saya sangat bersyukur dan bangga. Terima kasih kepada Pemprov DKI. Terima kasih pada panitia penyelenggara Formula E”, ucapnya.


Editor : Reza Fajri

BERITA TERKAIT