Rekomendasi BMKG saat Lihat Awan Mirip Tsunami: Berlindung dan Jauhi

Muhammad Refi Sandi
Pemantauan cuaca oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). (Foto: iNews/Ismail Sangaji)

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merekomendasikan warga untuk berlindung dan menjauhi awan yang tampak mirip gelombang tsunami. Sebab fenomena alam ini dapat menimbulkan hujan es dan angin kencang.

Penampakan awan mirip tsunami terjadi beberapa saat sebelum hujan lebat mengguyur Ibu Kota pada Jumat (26/11/2021) sore. Kondisi ini disebut jarang terjadi di Indonesia, khususnya Ibu Kota Jakarta.

Kepala Sub Koordinator Prediksi Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani, secara ilmiah awan tersebut dinamakan dengan awan Arcus. Ada bagian shelf cloud dan roll cloud di dalamnya.

Viral di media sosial gulungan awan di langit DKI Jakarta berbentuk seperti tsunami pada Jumat (26/11/2021) sore. (Foto: Instagram @jktinfo)

"Fenomena di Aceh merupakan shelf cloud. Shelf cloud ini biasanya berada pada dasar awan cumulunimbus," kata Ida di Jakarta, Jumat (26/11/2021).

Menurut Ida awan tersebut merupakan bentuk hasil ketidakstabilan atmosfer. Selain itu, awan tersebut timbul akibat pertemuan massa udara dingin dengan hangat.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
55 menit lalu

BMKG Catat 9.765 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 NTT, 155 Dirasakan

4 hari lalu

BMKG: 7.429 Gempa Susulan Guncang NTT Pascagempa M7,7, 143 Dirasakan 

5 hari lalu

Gempa M5,1 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

5 hari lalu

BMKG Catat 7.029 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 NTT, 141 Dirasakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal