Dia menjelaskan, rekonstruksi bertujuan memperjelas perjalanan para pelajar, mulai dari lokasi berkumpul hingga keberangkatan menuju Jakarta.
Dalam penyidikan sebelumnya, polisi menemukan dugaan ajakan mobilisasi pelajar melalui grup Instagram SMK Se-Bekasi Bersatu. Grup tersebut diduga turut membahas lokasi berkumpul dan rencana keberangkatan.
"Komunikasi tersebut menjadi salah satu bagian yang didalami untuk mengungkap peran F alias Batak serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam mengoordinasikan pergerakan pelajar," ujarnya.