JAKARTA,iNews.id – Upaya mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi umum terus digalakkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Salah satunya dengan merenovasi halte yang merupakan sarana pendukung transportasi publik.
Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan, dengan tampilan baru halte-halte di Jakarta akan membuat pengguna moda transportasi publik merasa nyaman dan aman. Jajarannya tengah merenovasi halte-halte di seluruh Jakarta. Ada 33 halte yang sedang dalam pengerjaan.
“Semoga pengguna transportasi umum merasa nyaman. Kami targetkan renovasi semua halte sudah selesai pada akhir tahun ini,” kata Yusmada di Jakarta, Rabu (20/12/2017).
Menurutnya, anggaran untuk merenovasi 33 halte mencapai Rp22 miliar. Pekerjaan renovasi 33 halte dibagi menjadi tiga kategori yakni renovasi ringan di 15 lokasi, renovasi sedang di 10 lokasi, dan renovasi berat di 8 lokasi.
“Khusus untuk pekerjaan renovasi berat itu dilakukan karena memang kondisi halte sudah keropos dan tidak mungkin diperbaiki lagi, sehingga harus dibongkar dan dibuat bangunan yang baru,” tutur dia.
Yuzmada mengatakan, seperti Halte DPRD DKI Jakarta, Halte Medan Merdeka Barat, Halte UKI, Halte Slamet Riyadi, dan Halte Daan Mogot masuk kategori renovasi berat.
Halte-halte bus tersebut tidak hanya sekadar diperbaiki atau direnovasi, namun sekaligus ditambah unsur-unsur kearifan lokal di dalamnya.
“Sejumlah unsur kearifan lokal yang dimaksud, yaitu dengan menambahkan ornamen Betawi, diantaranya gigi balang pada atap halte dan ondel-ondel di sudut halte. Kami juga berikan nuansa merah putih di setiap halte,” ujar Yusmada.