Resmi Beroperasi, Rumah Sakit Lapangan Bogor Rawat Pasien Covid-19 Gejala Ringan

Putra Ramadhani Astyawan
Ilustrasi Covid-19. (BNPB)

BOGOR, iNews.id - Rumah Sakit Darurat atau Rumah Sakit Lapangan (RSL) Kota Bogor resmi beroperasi usai diresmikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Wali Kota Bogor Bima Arya di Jalan Pemuda, Kota Bogor, Senin (18/1/2021). 

RSL yang dibangun hanya dalam waktu dua pekan ini tak lepas dari dukungan dan anggaran BNPB mengingat pasien Covid-19 terus meningkat. Sementara okupansi tempat tidur rumah sakit di Kota Bogor sudah penuh.

Kepala RSL Kota Bogor, Yeti Hariyati mengatakan, RSL ini akan menjadi tempat merawat pasien Covid-19 rujukan dari puskesmas atau rumah sakit. Rujukan ini berarti pasien sudah melakukan tes swab PCR dan hasilnya positif Covid-19.

Dia menjelaskan, dalam menentukan gejala pasien pihaknya memakai alat Early Warning Score System (EWSS) yang dapat melihat, tekanan darah, laju nafas, saturasi oksigen, dan tingkat kesadaran. Sehingga dalam satu langkah pihaknya bisa melihat pasien masuk kriteria mana.

"Kalau ada gejala ringan dan atau orang tanpa gejala namun ada komorbid seperti diabetes, jantung, hipertensi dan lainnya, dirawat disini," kata Yeti.

Yeti menuturkan, fasilitas di RSL Kota Bogor terbilang lengkap. Sebut saja di lantai 3 ada 28 bed untuk pasien laki-laki, di lantai 2 ada 28 bed untuk pasien perempuan dan di lantai 1 ada delapan bed di IGD dan sudah termasuk dua bed di ruang intermediate care unit. 

Pihaknya pun mempunyai peralatan yang cukup. Seperti, alat Rontgen, alat swab, laboratorium, juga obat-obatan mulai dari, obat anti virus, obat demam, obat batuk, obat pengencer dahak.

"Di sini ada 44 perawat, 2 dokter spesialis paru, 2 dokter spesialis penyakit dalam, 2 dokter radiologi, 2 dokter rekam medik dan 10 dokter umum," katanya.

Rencananya, tenaga kesehatan akan ditambah mengingat pihaknya menargetkan 60 perawat agar bisa merawat full sesuai jumlah bed. Sementara jumlah 44 perawat sekarang hanya memungkinkan merawat 30-40 pasien Covid-19.

"Dari dinkes sudah memberi lampu hijau akan memberikan perawat tambahan," ujarnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

Dinkes DKI Catat 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Dipantau

Nasional
8 hari lalu

Nadiem Kembali Jalani Operasi usai Dituntut 18 Tahun Penjara

Nasional
8 hari lalu

Tren Berobat ke Luar Negeri Mulai Bergeser, Masyarakat Pilih RS Domestik

Megapolitan
11 hari lalu

Pria ODGJ di Bogor Tewas Tenggelam usai Ceburkan Diri di Situ Cikaret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal