Sejarah Menara Jam Thamrin, Diresmikan 1969 agar Warga Ibu Kota Menghargai Waktu

Antara
Menara Jam Thamrin yang terletak di perempatan antara Jalan MH. Thamrin dan Jalan Kebon Sirih akan direlokasi karena terdampak pembangunan Stasiun MRT. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - PT MRT Jakarta (Perseroda) akan merelokasi Menara Jam Thamrin yang terletak di perempatan antara Jalan MH. Thamrin dan Jalan Kebon Sirih. Relokasi tersebut berdasarkan rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya Nasional yang diketuai oleh Junus Satrio Atmojo.

Relokasi Menara Jam Thamrin terpaksa dilakukan karena terdampak pembangunan Stasiun MRT Thamrin. Saat ini relokasi tersebut masih menunggu terbitnya izin prinsip Gubernur sesuai UU Cagar Budaya.

"Juli rencananya kita pindahkan, akan dipotong tiga sesuai dengan metode yang disarankan, kemudian sementara akan disimpan," ujar William di Jakarta, Sabtu (29/5/2021).

Menara atau Tugu Jam Thamrin merupakan bangunan yang diresmikan sejak Juni 1969 dengan tinggi 12,5 meter. Jam raksasa tersebut dibangun agar warga Ibu Kota dapat menghargai waktu, terutama saat memasuki jam kantor.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Megapolitan
9 hari lalu

Pramono Resmikan Revitalisasi JPO Sarinah, Kini Ramah Disabilitas dan Lansia

Megapolitan
1 bulan lalu

Anggota DPRD DKI Dukung Proyek MRT Kembangan-Balaraja: Untungkan Warga Banten dan Jakarta

Megapolitan
2 bulan lalu

Catat! MRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 02.00 Dini Hari saat Malam Tahun Baru

Nasional
3 bulan lalu

70 Cagar Budaya Terdampak Banjir Sumatra, Kemenbud Siapkan Anggaran Perbaikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal