JAKARTA, iNews.id - Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Ardiyan menyebut kepolisian masih menggodok wacana gedung sekolah sebagai tempat isolasi bagi pasien covid-19. Penggunaan fasilitas sekolah sebagai tempat isolasi dilakukan untuk menambah ketersediaan kamar untuk perawatan.
"Proses wacana karena saat ini ada hotel yang sudah dipakai, ada apartemen yang sudah dipakai. Untuk menambah ketersediaan tempat tidur untuk perawatan, kebetulan saat ini ada beberapa sekolah yang sedang tak digunakan. Tapi masih wacana ya," kata Azis di Jakarta, Selasa (16/2/2021).
Lebih lanjut dia menjelaskan, wacana penggunaan gedung sekolah sebagai lokasi isolasi mengantisipasi jika ada warga yang positif covid-19 namun tempat tinggalnya tidak memadai untuk melakukan isolasi. Apalagi menurutnya banyak rumah di Jakarta yang dihuni banyak orang bahkan beberapa keluarga.
"Rumahnya sangat padat sekali, penuh sekali. Nah itu mencari tempat isolasi sulit maka yang paling deket apa? Kalau bukan apartemen, hotel, RS, Puskesmas atau mungkin ada ruangan yang lain. Gedung-gedung lain yang bisa dimanfaatkan misalnya sekolahan," ujarnya.
Selain itu, hal lain yang menjadi pertimbangan ialah adanya sejumlah program Kampung Tangguh Jaya yang sulit menemukan lokasi isolasi. Dia menegaskan penggunaan sekolah menjadi salah satu solusi.
"Kampung Tangguh Jaya itu ada satu tempat isolasi, tapi ada lingkungan yang mungkin menemukan tempat isolasi sulit, nah itu bisa sekolah bisa menjadi pilihan di lokasi yang terdekat," ucapnya.