Sempat Ditolak Keluarga, Pemakaman Jenazah Reaktif Covid-19 di Jakpus Tertahan 5 Jam

Rani Stones Sanjaya
Lurah Tanah Tinggi Imran Bujuk Warga (Foto: iNews/Rani Stones)

JAKARTA,iNews.id - Sarmili (70) meninggal di kediamannya, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (3/12/2020) sore. Jenazahnya kemudian dilakukan tes cepat dan hasilnya reaktif Covid-19.

Sesuai aturan, jenazah harus dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19. Namun, istri dan anak sempat menolak. 

Proses negosiasi dengan keluarga berlangsung alot, karena istri korban terus menangis. Lurah Tanah Tinggi Imran turun langsung untuk membujuk istri korban.

"Ikhlas bu, ini demi keluarga dan warga di sini. Ini kan permukiman padat," kata Imran.

Lurah Tanah Tinggi Imran (Foto: iNews/Rani Stones)

Akhirnya, setelah dibujuk beberala lama keluarga mau korban dimakamkan sesuai protokol kesehatan. "Alhamdulillah, keluarga bisa terima," kata Imran kepada wartawan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
7 jam lalu

Pemprov Jakarta bakal Tata Tanah Abang, Pramono Pastikan Tak Gusur Warga

1 hari lalu

Diduga Masih Ilegal, 2 Klinik Kecantikan di Jakpus Disidak Sudinkes

12 hari lalu

Pengendalian Populasi, 1.554 Kucing di Jakpus Disterilisasi

14 hari lalu

Peringatan Tak Digubris, Satpol PP Tertibkan Lapak PKL dan Pos Ojol di Senen Jakpus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal