JAKARTA, iNews.id - Pengalaman membaca buku dengan suasana berbeda bisa dirasakan masyarakat yang mengunjungi pameran buku terapung internasional Doulos Hope. Kapal tersebut kini bersandar di Tanjung Priok Port, Jakarta Utara, dan dapat dikunjungi hingga 11 Oktober 2026.
Kehadiran Doulos Hope menjadi menarik karena pameran buku terapung tersebut kembali hadir di Jakarta setelah 38 tahun. Sebelumnya, kapal saudaranya, Doulos, pernah mengunjungi Jakarta dan bersandar pada 7-12 April 1988.
Kapal Doulos Hope dibuka untuk masyarakat setiap Selasa hingga Minggu mulai pukul 13.30 WIB hingga 21.00 WIB. Pameran tutup setiap Senin.
Pengunjung dikenakan tiket masuk Rp15.000 per orang. Sementara anak-anak di bawah usia 12 tahun dan lansia berusia di atas 65 tahun mendapatkan akses masuk gratis.
Di dalam kapal, pengunjung dapat menemukan lebih dari 2.000 judul buku. Doulos Hope juga menjadi tempat berkumpulnya lebih dari 100 relawan dari 35 negara yang turut menjalankan berbagai aktivitas di kapal.
Tak hanya berburu buku, pengunjung juga bisa menikmati fasilitas kafe dan pertunjukan musik secara langsung. Suasana tersebut membuat kunjungan ke kapal tidak hanya menjadi pengalaman mencari bacaan, tetapi juga kesempatan berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai negara.
Dikutip dari Instagram @douloshope_indonesia, tim Doulos Hope mengajak masyarakat merasakan langsung pengalaman menjelajahi koleksi buku yang mungkin belum pernah mereka temukan sebelumnya.
“Jadi, inilah saatnya kami hadir di sini agar orang-orang bisa melihat. Ternyata seru sekali melihat buku, atau menjelajahi buku-buku yang mungkin belum pernah kita jelajahi sebelumnya. Kami ingin menghadirkan hal ini ke Indonesia. Inilah tujuan kami, dan kami sangat antusias untuk bisa datang ke sini,” ujar Madalena Reinaldo dari tim promosi MV Doulos Hope.