Soal Anggaran Lem Aibon Rp82 Miliar, Disdik DKI: Mungkin Salah Ketik

Wildan Catra Mulia
Anggaran lem aibon Rp82 miliar dalam situs resmi penyedia informasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta, apbd.jakarta.go.id. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta buka suara soal anggaran pembelian lem aibon Rp82 Miliar. Anggaran yang menuai kontroversi itu sedang diperiksa kembali kebenarannya.

Anggaran itu tertulis dalam situs resmi penyedia informasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta, apbd.jakarta.go.id. Sekretaris Disdik DKI, Susi Nurhati menduga ada kemungkinan salah ketik terkait anggarannya yang fantasi tersebut.

"Kami sedang cek kembali. Apakah ini salah ketik atau bagaimana," ujarnya saat dihubungi, Selasa (29/10/2019).

Susi mengklaim, Disdik tak pernah membeli lem aibon dalam pembelian alat tulis kantor (ATK). Artinya, anggaran sebesar Rp82 miliar itu tidak benar adanya.

"Enggak mungkin (ada anggaran Rp 82 M untuk beli lem aibon). Kalau untuk Dinas saya hanya beli kertas dan tinta," katanya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
4 jam lalu

Pramono soal Rencana Transjakarta Kelola Transportasi Udara: Antisipasi Jangka Menengah-Panjang

2 hari lalu

Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Umum Tiap Sabtu, Warga Bisa Tur Ruang Gubernur

4 hari lalu

Pramono Tunggu Izin 3 Kementerian untuk Terbitkan Obligasi Daerah DKI

4 hari lalu

Pemprov DKI Tambah 5 Puskeswan, Akses Layanan Kesehatan Hewan Makin Dekat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal