Tarik Rem Darurat, Anies Ungkap Kondisi Rumah Sakit di Jakarta

Felldy Aslya Utama
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) hadir sebagai tamu dalam acara 'Ngobrol Bareng Gus Miftah' yang disiarkan iNews, Selasa (22/9/2020). (Foto: iNews).

"Nah ketika 34 persen harus dirawat, rumah sakit kita itu jumlahnya suatu saat nembus itu (ketersediaan tempat tidur habis), saat ini belum habis. Kalau didiamkan, itu habis," ucap mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini.

Anies menegaskan, apabila Pemprov DKI tak mengambil langkah-langkah yang berani, DKI Jakarta ke depan akan menghadapi permasalahan. Permasalahan yang dimaksud dalam hal ini terkait dengan jumlah ketersediaan rumah sakit untuk menampung pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan intensif.

"Karena jumlah tempat tidur dengan jumlah pasien enggak sama. Itu sudah terprediksi karena melihat grafik itu. Karena itulah kemudian, kita putuskan untuk menarik istilahnya rem darurat, kembali diketatkan," tuturnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Anies Jadi Dewan Penasihat Riyadh, Sebut Jakarta Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Transportasi Publik Terintegrasi

Nasional
5 hari lalu

Anies soal JK: Kalau Lihat Ambon hingga Aceh Tenang Hari Ini, Ada Perannya

Nasional
5 hari lalu

Hadiri Riyadh Competitiveness Forum, Anies Sebut Jakarta jadi Acuan Pembangunan Transportasi Publik Terintegrasi

Internasional
9 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal