"Memang ini saling memprovokasi dua kelompok pemuda kemudian bakar-bakar petasan dan sebagainya, sehingga kemudian terjadi tawuran," ujarnya.
Menindaklanjuti kejadian itu, Pramono mengaku langsung berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak para pelaku. Hingga Minggu malam, enam orang yang diduga terlibat dalam aksi provokasi dan tawuran telah ditangkap.
"Sampai dengan tadi malam ada enam orang yang kemudian ditangkap karena dianggap memprovokasi dan melakukan tindakan tawuran yang berlebihan," kata Pramono.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan sejumlah fasilitas publik untuk warga Manggarai dengan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Fasilitas tersebut dibangun untuk menyediakan ruang aktivitas positif bagi masyarakat, termasuk sarana olahraga, sekaligus menekan potensi tawuran.
Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil menghentikan aksi tawuran di kawasan itu.