Terjaring Razia di Pluit dan Teluk Gong, Pengamen hingga Pengemis Menangis Histeris

Yohannes Tobing
Petugas Suku Dinas Sosial (P3S) Jakarta Utara melakukan razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di kawasan Pluit dan Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (22/1/2023). (Foto: Istimewa)

Aksi melarikan diri para pengemis dan pengamen ini dilakukan untuk menghindari kejaran petugas. Bahkan ada salah satu pengemis yang membawa anak menangis histeris karena menolak dibawa petugas. 

Sebagai upaya agar kondisi tetap kondusif, petugas akhirnya meminta pengemis yang membawa anaknya untuk segera pulang karena hari sudah terlalu larut malam dan membahayakan anak-anak. Dalam kegiatan ini, petugas berhasil mengamankan satu orang pengamen dan dua orang pengemis. 

"Berhasil mengamankan tiga PMKS, yang lainnya melihat mobil kami mereka melarikan diri," ucapnya. 

Salah satu pengemis bernama Iis Sugiarti mengatakan dirinya diangkut petugas saat sedang meminta-minta di salah satu supermarket. Menjadi pengemis, menurut Iis untuk mencukupi kebutuhannya. 

"Lagi minta-minta, baru kali ini (ketangkap), buat ngirim anak soalnya, anak di kampung, saya sudah lama di Jakarta, dapatnya juga tergantung, biasanya Rp100.000 per hari," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
21 jam lalu

Viral Anggota Satpol PP Pungli di Rumah Belajar Jakut, Minta Uang Rp300.000

18 hari lalu

3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Kasus Berakhir Damai

18 hari lalu

Viral 3 Pengamen Diduga Bakar Pagar Rumah Warga di Bekasi, 1 Ditangkap

20 hari lalu

Pelempar Molotov di Koja Jakut Terus Diburu, Tak Ditemukan di Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal