Ternyata Ingin Kuasai Harta Korban, Ini 2 Kebohongan Ecky si Pemutilasi Angela Hindriati

Irfan Ma'ruf
Polisi menyebut tersangka kasus mutilasi di Bekasi, Ecky Listiantho (34) beberapa kali memberikan keterangan bohong. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Polisi menyebut tersangka kasus mutilasi di Bekasi, Ecky Listiantho (34) beberapa kali memberikan keterangan bohong. Ternyata dia melakukan pembunuhan dan memutilasi Angela Hindriati Wahyuningsih (54) karena ingin menguasai harta korban. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan tersangka Ecky mulanya mengaku membunuh Angela karena korban meminta untuk dinikahi. Namun setelah dilakukan pendalaman, tersangka Ecky ternyata ingin menguasai harta korban.

“Pada fakta baru entri point-nya didapatkan tidak hanya motif sebatas relasi hubungan dekat, tetapi juga ada motif pelaku ingin menguasai harta dari korban,” kata Trunoyudo, Kamis (26/1/2023). 

Dia menambahkan Ecky melakukan pembunuhan pada tahun 2019. Hal itu juga membantah keterangan Ecky di awal yang menyebut pembunuhan dilakukan pada 2021. 

"Kematian ini dari penyidik menyampaikan sekitar tahun 2019,” tuturnya. 

Terkait adanya potensi bertambahnya korban atau pelaku dalam kasus tersebut, polisi saat ini masih mengembangkan kasus.

Namun hingga saat ini, tersangka dalam kasus tersebut masih satu orang. Sementara proses penyelidikan masih berlangsung lebih lanjut.

“Sementara ini, sejauh ini masih sama. Sejauh ini masih Ecky dan tentu pendalaman kasus ini masih berlangsung,” ucapnya.

Sebelumnya Angela dikabarkan hilang sejak 2019 namun ditemukan dalam kondisi terpotong di sebuah kontrakan Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Tabrakan di Bekasi, Sejumlah Penumpang Luka-luka

Megapolitan
1 hari lalu

Pria yang Disiram Air Keras di Bekasi Meninggal Dunia, Sempat Jalani Operasi

Megapolitan
16 hari lalu

Hujan Badai Terjang Bekasi Bikin Pohon Tumbang hingga Rumah Rusak

Megapolitan
17 hari lalu

Pramono Siap Kirim 100 Anak Betawi ke Luar Negeri Lewat Beasiswa LPDP Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal