Tolak Anies Beli Lahan Eks Kedubes Inggris, Banggar DPRD: APBD Defisit

Wildan Catra Mulia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto:Instagram)

Namun, rencana pembelian dibatalkan karena terbentur persoalan kepemilikan lahan, apakah milik negara atau Kedubes Inggris. Kemudian, wacana pembelian kembali bergulir di era Gubernur Anies Baswedan.

“Sudahlah mundur saja, mending di kampung-kampung belinya, masih banyak. Dapatnya lebih besar, hektaran. Itu cuma berapa ribu meter,” ujar Taufik.

Senada diungkapkan anggota Banggar DPRD Bestari Barus. Dewan meminta dana tersebut ditarik dari klausal pengajuan APBD 2019.

“Kalau untuk beli sesuatu pada saat APBD kita surplus enggak apa-apa, tapi ini kan APBD defisit. Saya kira drop saja dulu, nanti ada slip on hitungan setelah tahap BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Nah di sana saja nanti, saya kira enggak usah buru-buru, enggak ada yang urgent,” tutur Bestari.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah mengatakan, pembelian lahan itu berdasarkan perintah Gubernur Anies Baswedan untuk digunakan sebagai tempat Transit Oriented Development (TOD) transportasi massal di Ibu Kota.

“Kenapa Jakpro, karena kita ingin ke depan kawasan itu betul-betul dikembangkan jadi TOD mengingat tempatnya sangat strategis, sehingga bisa dikembangkan macam-macam dikemudian hari. Makanya diserahkan ke Jakpro,” ujar Saefullah.

Selain itu, Saefullah mengatakan, lahan tersebut juga untuk kontrol sarana transportasi penghubung antar kota administratif di Jakarta. Misalnya, Mass Rapid Transit yang menghubungkan Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Kota hingga 20 Juli, Ini Penyebabnya

17 hari lalu

567.633 Penumpang Naik MRT saat Tarif Rp1 Berlaku pada HUT ke-499 Jakarta

18 hari lalu

Video Viral Turis Bangladesh Kencing di Eskalator MRT, Netizen Syok!

22 hari lalu

Pramono Ungkap Hotel-Hotel di Bundaran HI akan Terhubung di Bawah Tanah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal