Sebelumnya, Pramono memastikan rute itu tidak akan mengganggu layanan transportasi umum yang sudah ada, termasuk Damri.
"Ya tentunya pasti akan ada koordinasi (dengan Damri), tapi kan ini pilihan. Kami tidak akan mengurangi, tidak menutup trayek-trayek yang sekarang sudah berjalan," ujar Pramono di Jakarta Barat (Jakbar), Kamis (22/1/2026).
Pramono menegaskan, pembukaan rute baru itu bertujuan untuk memperbanyak pilihan masyarakat menggunakan moda transportasi umum. Dengan semakin banyak opsi transportasi umum, warga diharapkan beralih dari kendaraan pribadi.