JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui kualitas udara di Ibu Kota memburuk dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, dia enggan menyalahkan pihak mana pun atas kondisi tersebut.
"Yang pertama, saya tidak mau menyalahkan siapa pun. Memang sekarang ini dalam 2-3 hari ini kondisi asap kita, kondisi udara kita mengalami kondisi yang memburuk," ucap Pramono kepada wartawan, Jumat (16/10/2026).
Untuk memitigasi dampak penurunan kualitas udara, Pramono menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, termasuk rumah sakit dan puskesmas, meningkatkan kesiagaan. Langkah ini dilakukan agar warga terdampak, terutama mereka yang mengalami gangguan pernapasan, mendapat pelayanan kesehatan secara maksimal.
"Memberikan bantuan sepenuhnya bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan ataupun hal-hal yang lain yang berkaitan dengan kondisi udara yang seperti ini," jelasnya.
Pramono menyebut sebanyak 31 rumah sakit daerah, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu telah disiagakan untuk menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi tersebut.