Viral Dugaan Pemerasan Kremasi di Jakarta Barat, Polisi Periksa 2 Saksi

Dimas Choirul
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan penyelidikan dugaan pemerasaan kremasi masih terus dilakukan. (Foto: MNC Portal Indonesia/Dimas Choirul)

Dia menambahkan, pada Sabtu (17/7/2021) pagi, istrinya mendapat kabar dari sang nenek bahwa kerabatnya ada yang kembali meninggal dunia karena covid-19.

"Semula ingin dikremasi tapi kaget dan gak kuat dengar biayanya Rp80 juta itupun harus tunggu beberapa hari lagi. Akhirnya diputuskan dikubur di Rorotan, Gratis dibiayai Pemerintah," ujarnya.

Dia kemudian meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera menindak tegas bila ada aparat pemakamannya yang berubah fungsi menjadi calo mencari keuntungan khususnya yang bekerja sama dengan petugas jenazah di rumah sakit dan staf krematorium yang punya hak mengatur slot.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Jakarta-Semarang Terancam Tenggelam, Pemerintah Prioritaskan Bangun Giant Sea Wall 575 Km

Nasional
11 jam lalu

Pembangunan Sekolah Rakyat di Jakarta Ditargetkan Rampung Juni 2026, Ada Asrama Murid dan Guru

Megapolitan
1 hari lalu

BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Wilayah Jabodetabek hingga 7 Mei

Megapolitan
2 hari lalu

Hati-Hati! Masih Ada 130 Perlintasan Sebidang Tanpa Penjagaan di Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal