Terpisah, Kanit Turjawali Satlantas Polres Bogor Ipda Ardian Novianto membenarkan adanya cekcok dalam video di media sosial tersebut. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Puncak pada Minggu 6 November 2022.
"Iya benar, kejadian hari Minggu di Puncak," kata Ardian dikonfirmasi.
Kata dia, polisi belum bisa memberikan keterangan lebih jauh terkait peristiwa itu. Karena, polisi masih mendalami keterangan kedua belah pihak yakni mobil ambulans dan pengendara mobil.
"Saya belum bisa ngomong, karena memang hari ini saya baru dalami itu. Tadi saya sudah ke pihak ambulans, kemudian untuk yang mobil yang dikendarai sama ibu-ibu itu tadi juga sudah kita hubungi. Kita undang besok ke Polres," katanya.
Adapun dugaan sementara yakni adanya senggolan antara kedua kendaraan. Tetapi, masih didalami kembali terkait versi masing-masing pihak tekait.
"Motif memang diduga ada benturan atau senggolan. Karena menurut keduanya beda (keterangan). Cuma karena untuk tadi sih intinya terkait ada ribut memang sama, makanya bersikeras untuk tidak mau ke pinggir gitu. Versi ibu memang awalnya karena padat jadi dia nggak bisa ke pinggir. Kemudian ambulans kan di tengah terus jalan, kesenggol. Infonya kebentur sedikit, rusak sih nggak. Saya juga belum bisa ngomong banyak, takut salah," katanya.
Ambulans tersebut memang membawa pasien yang akan dirujuk ke RSPG Cisarua. Pascakejadian itu, keduanya belum berdamai karena ada kendala.
"Masih belum (damai), ada sesuatu hal yang masih mengganjal. Karena KTP dari keluarga pasien itu masih dipegang ibu-ibu. Besok pagi kita mediasi pagi di Polres, kita undang dua-duanya," tuturnya.