JAKARTA, iNews.id - Gedung Balai Kota Jakarta membuka akses bagi masyarakat melalui program Namu Balai Kota. Program ini memberikan kesempatan kepada warga untuk menjelajahi kantor Gubernur Jakarta sekaligus mengikuti berbagai kegiatan edukasi, seni, budaya, kuliner, komunitas, hingga layanan publik.
Inisiatif yang digagas Gubernur Pramono Anung tersebut dirancang untuk mendekatkan masyarakat dengan pusat pemerintahan melalui ruang interaktif dan keterbukaan.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, Pramono ingin menjadikan Balai Kota sebagai ruang terbuka yang dapat dikunjungi seluruh lapisan masyarakat.
"Beliau menginginkan bahwa yang namanya Balai Kota merupakan tempat yang terbuka yang bisa dikunjungi oleh warganya," ujar Eli, dikutip dari keterangan Pemerintah Provinsi Jakarta, Minggu (4/10/2026).
Eli meminta masyarakat yang berkunjung untuk menjaga kebersihan Gedung Balai Kota yang merupakan bangunan bersejarah. Dia meminta pengunjung tidak merusak atau menyentuh sembarangan fasilitas yang ada.