BPBD Jakarta mengimbau warga untuk mewaspadai perubahan kondisi cuaca serta dinamika air laut yang dapat berubah dengan cepat. Warga juga diminta menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terdampak banjir rob, terutama saat puncak pasang.
“Pastikan juga sistem drainase di sekitar rumah tetap berfungsi baik untuk menghindari terjadinya genangan air,” katanya.
Selain itu, BPBD meminta masyarakat terus memantau informasi resmi melalui kanal digital pemerintah, seperti peringatan dini gelombang pasang di bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI, serta situs pantaubanjir.jakarta.go.id guna memperoleh pembaruan kondisi secara real time.
“Layanan darurat gratis 112 juga telah disiapkan pemerintah untuk merespons situasi darurat dan laporan masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” katanya.