Di sekolah, aku bertemu banyak sekali teman yang sangat seru dan asik. Jadi, sekolah tidak pernah terasa membosankan. Ketika pulang pun, aku pulang bersama dengan teman-teman yang kebetulan rumahnya berdekatan. Pada suatu waktu, ketika pulang, kami melihat ada seorang ibu yang barang belanjanya terjatuh karena terlalu banyak. Melihat hal itu, kami segera membantu.
Sesampainya di rumah, aku menceritakan kejadian itu kepada Ibu, kemudian Ibu berkata, “Bagus, Nak, jangan pernah ragu untuk membantu orang lain.” Kemudian, aku juga bilang, “Ternyata membantu orang lain sangat menyenangkan.” Sejak kejadian itu, aku selalu berusaha untuk membantu orang lain yang membutuhkan bantuan.
Pada suatu hari, ada seorang raja mengajukan pertanyaan di istananya yang membuat semua orang kebingungan. Ketika mereka mencoba mencari tahu jawabannya, seorang pengembara berjalan masuk dan bertanya ada apa. Mereka mengulangi pertanyaan itu kepadanya.
Pertanyaannya adalah, “Ada berapa banyak gagak di kota ini?” Dia mengumumkan jawabannya, “Katanya ada dua puluh satu ribu lima ratus dua puluh tiga gagak di kota.”
Ketika ditanya bagaimana dia tahu jawabannya, orang itu menjawab, “Minta anak buahmu untuk menghitung jumlah gagak. Jika ada lebih banyak, maka kerabat gagak harus mengunjungi mereka dari kota terdekat. Jika jumlahnya lebih sedikit, maka gagak dari kota kami harus mengunjungi kerabat mereka yang tinggal di luar kota.” Senang dengan jawaban itu, raja memberi pengembara itu kalung mutiara.