Iman juga mengungkap dari hasil pemeriksaan sementara terhadap para terduga pelaku, terungkap beberapa fakta bahwa mereka merencanakan akan mengadu domba antarelemen serikat buruh dengan melakukan penyusupan pada saat kegiatan sedang berlangsung.
"Kemudian mereka juga akan melakukan pengrusakan terhadap fasilitas umum dan sarana publik. Mereka akan melakukan provokasi dan penyerangan terhadap petugas pengamanan yang sedang menjalankan tugas negara. Dan mereka juga akan menggunakan media sosial untuk melakukan upaya provokasi agar massa yang lebih beringas bisa bergabung atau massa memicu kemarahan massa yang lainnya," pungkasnya.
Sementara, Polda Metro Jaya memastikan 101 orang yang ditangkap karena diduga akan berbuat saat peringatan May Day 2026 di Jakarta tidak ditahan. Mereka
tengah diperiksa intensif.