11 Tersangka Terorisme Ditangkap di 6 Provinsi, Punya Peran Berbeda

Riyan Rizki Roshali
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme dengan peran mulai dari konsolidasi jaringan, propaganda, rekrutmen hingga kegiatan pelatihan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 11 tersangka tindak pidana terorisme. Para tersangka diduga memiliki peran berbeda, mulai dari konsolidasi jaringan, propaganda, rekrutmen, hingga kegiatan pelatihan.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana mengatakan, para tersangka memiliki sejumlah peran dalam aktivitas yang didalami penyidik.

“Adapun peran mereka mulai dari konsolidasi jaringan, kegiatan pelatihan, penyebaran propaganda dan rekrutmen baik secara langsung maupun melalui media sosial, hingga keterlibatan dalam pemufakatan tindak pidana terorisme,” ucap Mayndra kepada wartawan, Minggu (4/10/2026).

Mayndra menambahkan, penangkapan tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum yang dilakukan secara terukur untuk mencegah potensi aksi teror di Indonesia.

"Setelah melaksanakan penangkapan, Densus 88 AT Polri melakukan rangkaian tindakan penyidikan, termasuk penggeledahan, penyitaan dan pemeriksaan barang bukti, pemeriksaan saksi dan tersangka, berdasarkan SOP yang ada," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
52 menit lalu

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Jaringan Daulah Islamiyah

1 hari lalu

Bareskrim Bongkar Penyelundupan 3.394 Burung dari Luar Negeri, 2 WN Vietnam Jadi Tersangka

2 hari lalu

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pengadaan Sepeda Motor Listrik BGN

2 hari lalu

KPK Limpahkan Berkas Perkara Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs, Segera Disidang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal