Salah satu guncangan terjadi pada 19 Agustus 2026 pukul 23.17 WIB dengan kekuatan M5,6. Sehari kemudian, gempa M5,8 terjadi pada pukul 05.45 WIB, lalu disusul gempa M5,8 pada pukul 09.47 WIB.
Rangkaian guncangan tersebut memicu kerusakan tambahan pada sejumlah struktur bangunan dan jembatan yang sebelumnya terdampak. Tanah longsor juga terjadi di beberapa lokasi.
Berdasarkan hasil relokasi BMKG, gempa susulan tidak tersebar merata. Aktivitas tersebut membentuk beberapa klaster.
Klaster utama berada di sekitar zona sumber gempa M7,7 di utara Nagekeo dan memanjang mengikuti arah Flores Back-arc Thrust.
Klaster lain teridentifikasi di bagian barat zona sumber utama, tepatnya di sebelah utara Kabupaten Manggarai.