131 Anak Terkena Gagal Ginjal Misterius, KPAI Minta Kemenkes Segera Usut Tuntas

Carlos Roy Fajarta
KPAI meminta Kemenkes dan BPOM menghentikan obat yang dikonsumsi anak penderita gagal ginjal. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 131 anak dilaporkan terkena gagal ginjal akut misterius. Data tersebut berdasarkan laporan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Kepala Divisi Pengawasan dan Monitoring Evaluasi (Kadivwasmonev) KPAI Jasra Putra meminta Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan kajian terkait produk obat yang dikonsumsi anak-anak tersebut.

"Ini tidak main main, Kemenkes harus tegas, bila benar obat ini bisa lepas dari pengawasan perizinan dan pengedaran," ujar Jasra Putra ketika dikonfirmasi Kamis (13/10/2022).

Dia juga meminta Kemenkes segera mengusut tuntas kasus gagal ginjal tersebut. Dia berharap peredaran obat untuk anak yang menyebabkan gagal ginjal disetop. Diketahui obat yang dikonsumsi diduga mengandung etilen glikol.

"Jangan sampai masih tersebar luas, masih bisa di beli, menjadi promosi obat, donasi obat, dan sebagainya. Harus segera ada ketegasan dan kejelasan, untuk stop dan cegah peredarannya," tegasnya.

Dia menyebutkan peran BPOM sangat penting dalam mengawasi dan mengendalikan peredaran obat yang diduga berdampak fatal pada kesembuhan anak. 

"Tentu sangat mengerikan jika menjadi 131 orang tua yang anaknya mengalami ini. KPAI menuntut pertanggung jawaban peredaran dan perijinan obat tersebut, karena telah terbukti membahayakan anak dan sudah  beredar sejak Januari ditemukan pertama kasusnya," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Kabar Duka, Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah Meninggal Dunia

Health
6 hari lalu

Waspada Campak, Kemenkes Catat 63.769 Suspek di 2025 dan 21 Kejadian Luar Biasa Awal 2026

Nasional
6 hari lalu

Kemenkum Sebut Anak Alumni LPDP yang Pamer Dapat Paspor Inggris Masih Berstatus WNI

Seleb
7 hari lalu

Mengharukan, Momen Terakhir Anies Baswedan bersama Aqilla Rayakan Ultah hingga TikTokan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal