JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 184 kasus Influenza A (H3N2) Subclade K di Indonesia sepanjang 2025 hingga minggu ke-36 tahun 2026. Kasus tersebut tersebar di 20 provinsi.
Meski jumlah kasus telah mencapai ratusan, Kemenkes menyebut tingkat aktivitas influenza secara keseluruhan masih berada dalam kategori rendah. Kondisi tersebut menunjukkan situasi influenza di Indonesia masih terkendali.
Berdasarkan data Kemenkes hingga 19 September 2026, provinsi dengan catatan kasus Subclade K terbanyak adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.
Dalam catatan persebaran kasus, DKI Jakarta mencatat 41 kasus, terdiri atas 28 kasus pada 2025 dan 13 kasus pada 2026. Jawa Timur menyusul dengan 27 kasus, sedangkan Kalimantan Selatan sebanyak 22 kasus.
Selanjutnya, Sumatera Utara mencatat 14 kasus, DI Yogyakarta 13 kasus, serta Sulawesi Selatan dan Jawa Barat masing-masing 12 kasus.