JAKARTA, iNews.id - Kasus Influenza A (H3N2) Subclade K telah ditemukan di 20 provinsi di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga minggu ke-36 tahun 2026, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan catatan kasus Subclade K tertinggi.
Data tersebut merupakan hasil surveilans sentinel ILI-SARI periode 2025 hingga minggu ke-36 tahun 2026. Secara kumulatif, Kemenkes mencatat 184 kasus Influenza A (H3N2) Subclade K pada periode tersebut.
Dalam catatan persebaran per provinsi, DKI Jakarta mencatat 41 kasus, terdiri atas 28 kasus pada 2025 dan 13 kasus pada 2026.
Jawa Timur berada setelah DKI Jakarta dengan 27 kasus, disusul Kalimantan Selatan sebanyak 22 kasus. Kemudian Sumatera Utara mencatat 14 kasus, DI Yogyakarta 13 kasus, serta Sulawesi Selatan dan Jawa Barat masing-masing 12 kasus.
Sementara itu, Jawa Tengah tercatat memiliki sembilan kasus, yang terdiri atas enam kasus pada 2025 dan tiga kasus pada 2026.