Menurut berbagai sumber, Belanda dulunya disebut hanya berfokus mengambil atau berdagang rempah-rempah yang kemudian akan dijual ke Eropa. Sebuah perusahan Belanda bernama VOC berbisnis dengan rakyat pribumi.
Hingga kemudian, perusahaan tersebut pun bangkrut dan diambil alih oleh pemerintah Belanda. Kendati demikian, para pasukan kolonial disebut tidak tertarik menyebarkan budaya hingga bahasa mereka ke pribumi.
Pasalnya, Belanda kala itu disebut hanya mencari keuntungan dengan mengambil rempah-rempah dari tanah Indonesia yang akan dijual ke Eropa.