Daerah Jadi Penopang Produksi Pangan
Peningkatan produksi nasional ditopang oleh kontribusi sejumlah daerah. Di Sumatera, produksi padi Sumatera Selatan pada 2025 mencapai 3,63 juta ton GKG, meningkat 24,67% dibandingkan tahun sebelumnya. Aceh, Sumatera Utara, dan Lampung juga berperan sebagai wilayah produksi pangan sekaligus sasaran penguatan infrastruktur dan pemulihan lahan pertanian.
Di Pulau Jawa, Jawa Timur menghasilkan 10,44 juta ton GKG, sedangkan Jawa Barat mencapai 10,23 juta ton GKG pada 2025. Kedua provinsi tersebut menjadi penopang utama pasokan beras nasional.
Sementara itu, Kalimantan Selatan mencatat produksi padi sekitar 1,18 juta ton GKG, meningkat 14,55% dibandingkan 2024. Sulawesi Selatan menghasilkan 5,47 juta ton GKG atau naik 13,45%, sedangkan Nusa Tenggara Barat mencapai 1,71 juta ton GKG dengan pertumbuhan 17,56%.
Di kawasan timur Indonesia, Papua Selatan menghasilkan 362.540 ton GKG pada 2025. Pemerintah turut memperkuat sektor pertanian di Tanah Papua melalui pengembangan lahan baru dan optimalisasi lahan yang sudah ada.
Kementerian Pertanian melaporkan pengembangan 83.030 hektare cetak sawah dan optimalisasi lahan seluas 54.399 hektare di Tanah Papua hingga 2026. Pelaksanaan program tersebut membutuhkan pendampingan petani, kesiapan sumber air, kepastian tata kelola lahan, serta perlindungan kepentingan masyarakat setempat agar peningkatan produksi dapat berlangsung secara berkelanjutan.