2 WNI Ngaku Disekap di Kamboja, KBRI Phnom Penh Turun Tangan

Widya Michella
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha mengatakan KBRI Phnom Penh sedang menyelidiki 2 WNI yang mengaku disekap di Kamboja. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Dua Warga Negara Indonesia (WNI) diduga mendapatkan perlakuan buruk dari sebuah perusahaan online scam atau penipuan online di Kamboja. Kasus ini tengah ditangani Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh, Kamboja.

"KBRI Phnom Penh tengah menangani kasus 2 WNI yang mengaku diperlakukan buruk oleh perusahaan online scam," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha, Senin (25/9/2023). 

Keduanya bernama LHF (laki) dan NS (perempuan). Setelah didalami, mereka ternyata telah berada di Kamboja sejak September 2022 lalu.

"KBRI telah berhasil berkomunikasi dengan kedua WNI dan berdasarkan pendalaman, mereka berinisial LHF (laki) dan NS (perempuan). Mereka berada di Bavet, Kamboja sejak September 2022," ucapnya.

Awalnya mereka bekerja di perusahaan judi online. Namun pada April 2023 berpindah ke perusahaan online scam. Kini keberadaan kedua masih diselidiki oleh kepolisian setempat.

"KBRI telah berkoordinasi dengan polisi Kamboja dan saat ini sedang dilakukan langkah penyelidikan," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

GPCI Bertemu Kemlu Hari Ini, Dorong Pembebasan 9 WNI yang Ditangkap Tentara Israel

Nasional
14 jam lalu

Kemlu Negosiasi Langsung dengan Perompak Somalia untuk Bebaskan 4 WNI yang Disandera

Nasional
17 jam lalu

Kemlu bakal Manfaatkan Keanggotaan BoP untuk Bebaskan 9 WNI Ditangkap Israel

Nasional
1 hari lalu

Bertambah, Total 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal