220.000 Orang Belum Bekerja dan 50.000 Kena PHK di Indonesia akibat AI

Niko Prayoga
Sebanyak 220.000 lulusan SMA/SMK tercatat belum bekerja, sementara 50.000 orang mengalami PHK diduga akibat AI. (Foto: Ilustrasi/AI)

JAKARTA, iNews.id – Dampak perkembangan kecerdasan artifisial (AI) mulai terasa di dunia kerja Indonesia. Sebanyak 220.000 lulusan SMA/SMK tercatat belum bekerja, sementara 50.000 orang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diduga terdampak transformasi teknologi tersebut.

Menghadapi kondisi ini, Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan program Pelatihan Vokasi bagi 10.000 talenta digital di Indonesia. Program tersebut difokuskan pada pelatihan AI untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja muda.

“Kita sudah bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan sedang menyusun dan menyiapkan rencana program pelatihan vokasi bagi 10.000 talenta Digital Indonesia,” kata Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam.

Program ini dirancang untuk memperluas akses peningkatan kompetensi digital yang lebih terstruktur dan sesuai kebutuhan industri. Sasaran utamanya adalah lulusan SMA/SMK serta pekerja yang terdampak PHK agar dapat kembali terserap di dunia kerja.

Direktur Aplikasi Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, Tri Wahyudi, mengungkapkan jumlah pengangguran dan korban PHK saat ini cukup tinggi di tengah percepatan adopsi AI.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 hari lalu

Megawati Ungkap Pernah Jadi Korban AI, Wajahnya Muncul di Video Iklan Kue

1 hari lalu

AI Bisa Bantu Pelaku Usaha Baca Peluang Bisnis? Ini Kata Praktisi Digital

5 hari lalu

Teknologi Video AI Makin Canggih, Wan3.0 Bawa Input Multimodal hingga 30 Detik

10 hari lalu

Kemenkes Siapkan AI yang Bertugas Baca Hasil MRI, Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal