Tanpa dia aku bukan siapa-siapa.Dia yang selalu memberikan kasih sayang dan selalu rela berkorban apa pun demi kita. Mencari rezeki untuk memenuhi kebutuhanku dan keluarga, menendang tulang kesana kemari, meminta yang dikerjakan mereka.
Dialah papa dan mama terhebat dan tercinta yang selama ini kami banggakan.
Aku terlahir dari keluarga yang sederhana. Papa bekerja sebagai pegawai negeri. Sementara ibuku seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari mengurus keluarga, memenuhi persyaratan sebagai ibu dan ibu bagi kami anak-anak. Aku terlahir sebagai anak bungsu dari lima bersaudara.
Aku punya 4 orang kakak (kakak pertama bernama Lina, kedua Darwin, tiga Tiur dan yang keempat Dion) yang selalu menyayangi dan memberikan bantuan untuk keceriaan dan keharmonisan dalam keluarga ini dan juga menambah warna demi kehidupanku.
"Ayah bangga karena kamu", hanya itu. Kekuatan terima kasih memang mampu segalanya. Membuat orang tua bahagia adalah hal yang menjadi cita-cita setiap anak.
Saya tinggal bersama keluarga kecil saya di Bogor. Keluarga saya terdiri dari empat anggota, yaitu ayah, ibu, kakak perempuan, dan tentu saja saya sebagai anak yang paling bungsu di keluarga saya.