"Intinya pemilu mesti berjalan dengan baik, nilai persatuan bangsa mesti dijaga." ungkap Ganjar. Mereka juga membahas pentingnya rekonsiliasi bangsa jika terjadi perpecahan di kalangan masyarakat.
Ganjar Pranowo, setelah pertemuan dengan Jusuf Kalla, menyampaikan bahwa dirinya mengapresiasi sikap politik Jusuf Kalla yang mengizinkan perbedaan pilihan politik.
"Ini rasa-rasanya Pak JK pilihannya akan beda dengan saya, tapi kalau nanti dukung saya juga boleh, Pak. Boleh." ungkap Ganjar.
Meskipun mengakui kemungkinan perbedaan pilihan, Ganjar menegaskan bahwa perbedaan tersebut tidak boleh menghancurkan persatuan, dan Pemilu 2024 harus menjadi momentum rekonsiliasi bangsa.
"Kalau kita beda dan selama ini perbedaan itu lima tahunan, kita selalu mempersatukan," tegas Ganjar.