30 Contoh Ucapan Hari Otonomi Daerah 2025, Pesan Positif Wujudkan Indonesia Emas 2045

Rizky Agustian
Zulhilmi Yahya
Ilustrasi kepala daerah. (Foto: Indonesia.go.id)

Sejarah Hari Otonomi Daerah

Berdasarkan pengertian Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), otonomi daerah berarti hak, wewenang, dan kewajiban daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kebijakan ini penting sebagai wujud konsep desentralisasi.

Sedangkan desentralisasi menurut KBBI yakni sistem pemerintahan yang lebih banyak memberikan kekuasaan kepada pemerintah daerah. Selain itu, desentralisasi juga berarti penyerahan sebagian wewenang pimpinan kepada bawahan atau pusat kepada cabang dan sebagainya.

Laman Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang mengungkapkan, desentralisasi di Indonesia sudah berjalan sejak masa kolonial Belanda pada 1903. Kebijakan ini berlaku ditandai dengan dikeluarkannya Desentralisatie Wet oleh Menteri Koloni I.D.F Idenburg.

Kemudian pemerintah mengeluarkan berbagai aturan yang mengatur tentang otonomi daerah dan desentralisasi. Hingga akhirnya Presiden kedua Soeharto menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 Tahun 1966 sebagai upaya mengurangi derajat sentralisasi pemerintah pusat.

Keppres itu sekaligus menetapkan 25 April sebagai  Hari Otonomi Daerah.

Lalu setelah kekuasaan beralih ke Presiden ketiga BJ Habibie, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah diterbitkan. Undang-undang ini merupakan komitmen pemerintah memberi wewenang penuh kepada pemerintah daerah kecuali urusan politik luar negeri, pertahanan, peradilan, dan urusan moneter.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Ijazah Presiden selain Jokowi Tak Diteliti, Pengacara Roy Suryo: Ada Indikasi Palsu Nggak?

Buletin
2 hari lalu

Terungkap CCTV! Ini Detik-Detik Korban Sebelum Tewas Kepala Dilakban di Bandar Lampung

Nasional
3 hari lalu

Susno Duadji Ungkap Prabowo Punya Daftar Pengusaha-Aparat Nakal di Pertambangan

Nasional
3 hari lalu

Ray Rangkuti: 20 Persen Kelompok Kritis Lebih Banyak Serang Jokowi-Gibran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal