300 Siswa Polisi Positif Covid-19, Polri Jamin Warga Sekitar Tak Terpapar

Irfan Ma'ruf
Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Polisi Musyafak. (Foto: Antara)

"Hanya saja berdasar rapid test itulah orang kadang-kadang oh positif, kadang belum tentu Covid-19. Walaupun demikian tetap saya tangani seperti halnya menangani orang dalam pengawasan (ODP) kasus pandemi covid-19," kata mantan Kepala Rumah Sakit Polri Said Sukanto ini.

Musyafak menuturkan, hal itu karena rapid test hanya memeriksa antibodi dan tidak secara spesifik mengecek keberadaan virus covid-19 di tubuh pasien.

Untuk memastikan, nantinya setelah masa isolasi selama 14 hari, ratusan siswa itu harus menjalani pemeriksaan lanjutan dengan tes swab.

Sebelumnya, sebanyak 1.500 siswa Sekolah Inpektur Polisi (SIP) angkatan 49 Setukpa Lemdiklat Polri menjalani rapid test, lalu ditemukan ada 300 siswa di antaranya terdiagnosa positif. Mereka pun langsung menjalani masa isolasi selama 14 hari di asrama Setukpa.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
3 hari lalu

Laga Persija vs Persib di GBK Dijaga 17.800 Personel, Polisi Siapkan Pengamanan 4 Ring

4 hari lalu

KPK Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Ipda Yayat Sudrajat terkait Kasus Suap di Bekasi

5 hari lalu

Dalami Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, KPK Panggil Anggota Polri

6 hari lalu

Brutal, Polisi di Thailand Tembak Mati Istri di Sekolah saat Mengajar TK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal