3.000 Mantan Kombatan GAM Terima Hak Tanah dari Pemerintah, Penuhi Perjanjian Helsinki

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani memfasilitasi langsung penyerahan hak tanah kepada mantan kombatan GAM dari pemerintah yang diwakili Menteri ATR/BPN, Sofyan Jalil. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua MPR, Ahmad Muzani memfasilitasi langsung pertemuan antara mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan pemerintah yang diwakili Menteri ATR/BPN, Sofyan Jalil. Agenda ini merupakan upaya untuk memfasilitasi pemenuhan hak-hak atas tanah mantan kombatan GAM yang diatur dalam perjanjian Helsinski.

"Baru saja kami menerima penyerahan daftar nama dari 3.000 nama eks kombatan GAM dari Komite Peralihan Aceh kepada Menteri ATR atau Kepala BPN Sofyan Jalil. Ini merupakan inisiatif kami untuk memfasilitasi demi menjaga komitmen kita bersama untuk menegakkan kedaulatan negara, serta memperkuat spirit nasionalisme demi tegak Merah Putih dan keutuhan NKRI," kata Muzani di Jakarta, Jumat (25/3/2022).

Menurut Muzani, hal ini juga merupakan pelaksanaan atas perjanjian Helsinski yang telah disepakati oleh pemerintah Republik Indonesia dengan GAM sebagai upaya penyelesaian konflik Aceh ketika itu. Sehingga, kata dia, penting bagi kedua belah pihak untuk sama-sama melaksanakan komitmen tersebut.

Perjanjian Helsinski merupakan nota kesepakatan antara pemerintah Republik Indonesia dan GAM yang ditandatangani di Helsinki, Finlandia pada 15 Agustus 2005. Salah satu yang disebutkan dalam perjanjian tersebut yakni hak atas tanah terhadap 3.000 mantan kombatan GAM yang masing-masing dari mereka berhak mendapatkan tanah seluas 2 hektare.

"Ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk menjaga keutuhan NKRI. GAM mengakui Indonesia dengan tetap bergabung dalam NKRI dan pemerintah berkomitmen melaksanakan butir-butir yang terpaut dalam itu. Salah satunya mengenai pemberian hak atas tanah kepada 3.000 eks kombatan GAM untuk satu orang seluas 2 hektare," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid Hadiri Cahaya Hati Cahaya Indonesia, Doakan Sumatra

Nasional
13 hari lalu

Indonesia Masih Bergantung ke Impor Energi, MPR Dorong Revisi UU Migas hingga EBT

Nasional
13 hari lalu

Wakil Ketua MPR: Pilkada Lewat DPRD Layak Dipertimbangkan, Masih Konstitusional

Nasional
15 hari lalu

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid Hadiri Cahaya Hati Cahaya Indonesia Doa Bangsa untuk Sumatra

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal