31 Ribu Ayah Indonesia Sudah Vasektomi, Ini Data Terbaru BKKBN!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi suami istri. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) mengungkapkan, kesertaan KB pria di Indonesia masih sangat rendah. Padahal, suami memiliki peran penting dalam keluarga.

Ya, kehamilan yang tidak direncanakan meningkatkan risiko kematian ibu. Dan, salah satu faktor risiko terjadinya masalah itu adalah suami yang tidak menggunakan kontrasepsi.

BKKBN mencatat bahwa angka kematian ibu masih tinggi, yaitu 144 per 100.000 kelahiran. Di sisi lain, kesertaan suami dalam kontrasepsi masih rendah.

"Penggunaan kondom masih di bawah 1 juta, sedangkan vasektomi hingga 2025 masih di angka 31 ribu," kata Direktur Bina Akses Pelayanan KB BKKBN dr Fajar Firdawati dalam webinar, Selasa (30/6/2026).

"Suami dalam keluarga adalah partner, agen perubahan, dan pengambil keputusan. Karenanya, penting untuk memahami kesejahteraan keluarga, termasuk penggunaan kontrasepsi pria," tambahnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Gaduh, Dedi Mulyadi Klarifikasi Penerima Bansos Tak Harus Vasektomi

57 tahun lalu

Vasektomi Difatwa Haram MUI Jabar, Dedi Mulyadi Beri Opsi Bisa Disambung Lagi

57 tahun lalu

Respons Dedi Mulyadi soal MUI Jabar Tegaskan Vasektomi Haram

57 tahun lalu

Menko PM Respons Usulan Dedi Mulyadi soal Vasektomi Jadi Syarat Penerima Bansos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal