Sementara itu, satgas udara mengoperasikan 35 helikopter. Sebanyak 22 unit digunakan untuk operasi pemadaman melalui pengeboman air (water-bombing), sedangkan 13 unit lainnya untuk patroli dan operasi modifikasi cuaca (OMC).
"Pembagian Kalimantan Selatan 15 unit serta Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat masing-masing 10 unit," ujarnya.
Berton menjelaskan, operasi modifikasi cuaca di Kalimantan Tengah terus dilakukan. Hingga kini, operasi tersebut telah dilaksanakan sebanyak tujuh sorti dengan menyemai 5.000 kilogram dry ice dan 1.000 kilogram natrium klorida (NaCl).
Penyemaian dilakukan di wilayah Murung Raya, Gunung Mas, Palangka Raya, serta Taman Nasional Tanjung Puting.
"OMC di Kalimantan Barat belum dapat dilaksanakan karena pertumbuhan awan kurang mendukung, sedangkan di Kalimantan Selatan tidak ada sortie OMC," ucapnya.