4 Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Ditahan di Sel Pengamanan Tertinggi

Ari Sandita Murti
Pelaku penyiraman air keras terhadap KontraS, Andrie Yunus ditahan di sel pengamanan tertinggi. (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA, iNews.id -TNI menyampaikan perkembangan penyidikan kasus penganiayaan terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus. Usai ditetapkan sebagai tersangka, keempat oknum tersebut ditempatkan ke dalam tahanan dengan pengamanan tertinggi.

"Keempat pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah menjalani penahanan di instalasi tahanan militer (maximum security) Pomdam Jaya Guntur sejak tanggal 18 Maret 2026," ujar Kapuspen TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

Pada tanggal 19 Maret 2026, penyidik Puspom TNI telah berupaya melakukan konfirmasi untuk meminta keterangan terhadap Andrie Yunus. Namun, dokter belum mengizinkan pemeriksaan karena alasan kesehatan.

"Pasal yang diterapkan kepada para tersangka adalah pasal penganiayaan," tuturnya. 

Selanjutnya, pada tanggal 25 Maret 2026, Puspom TNI telah menerima surat dari Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang menyatakan bahwa Andrie Yunus berada di bawah perlindungan LPSK. 

Komandan Puspom TNI telah mengirimkan surat kepada Ketua LPSK terkait permohonan untuk meminta keterangan dari Andrie.

"TNI berkomitmen untuk melakukan proses penegakan hukum secara terbuka, profesional, dan akuntabel," katanya lagi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
10 jam lalu

7 Alasan Hakim Batalkan Pemecatan 2 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

15 jam lalu

Vonis 2 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipangkas, Menteri Pigai Minta Kasasi hingga PK

17 jam lalu

Menteri Pigai Protes Vonis Banding 2 Prajurit TNI Pelaku Penyiram Air Keras

1 hari lalu

Vonis 2 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipangkas, Lolos dari Pemecatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal