5 Berita Populer: Gaji YouTuber 1.000 Subscriber hingga PSSI Minta Wahyudi Hamisi Disanksi Berat 

Ajeng Wirachmi
Gelandang PSS Sleman Wahyudi Hamisi (kanan) menendang kepala winger Persebaya Surabaya Bruno Moreira yang sedang tergeletak. Insiden ini terjadi pada Liga 1 2023-2024 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (3/3/2024). (Foto: Tangkapan Layar)

3. Gaji YouTuber 1.000 Subscriber, Yuk Intip Nominalnya!

YouTuber adalah salah satu profesi yang bisa menghasilkan uang. Maka tak heran, jika banyak YouTuber yang berlomba menciptakan konten menarik, menghibur, dan memberi pengetahuan. 

Pendapatan YouTuber dengan 1.000 subscriber bisa dilihat dari Cost per Mile atau CPM. CPM merupakan biaya yang dikeluarkan oleh pengiklan pada YouTube untuk setiap 1.000 iklan yang tayang. 

Untuk sekali kampanye iklan, pengiklan harus membayar CPM, 5 USD atau setara dengan Rp76.515. Jadi, YouTuber yang mempunyai 1.000 subscriber umumnya mendapat bayaran Rp50.000 hingga Rp100.000 per bulan yang dapat dihitung dengan rumus: RPM atau Revenue per Impression. RPM=Jumlah Tampilan/Total Pendapatan x 1.000.

4. PSSI Minta Wahyudi Hamisi Disanksi Berat usai Tendang Kepala Bruno Moreira

Pemain PSS Sleman, Wahyudi Hamisi melakukan pelanggaran berat karena menendang pemain Persebaya Surabaya, Bruno Moreira. Peristiwa tersebut terjadi pada pekan ke-27 Liga 1 2023-2024, Minggu (3/3/2024) di Surabaya. 

PSSI meminta Wahyu Hamisi diberikan sanksi berat atas perbuatannya itu. 

"Kebetulan saya juga nonton Persebaya lawan PSS Sleman. Kami sangat menyayangkan insiden itu. Kami sudah berkoordinasi dengan Komite Wasit, kami berharap ada evaluasi termasuk juga sanksi berat terhadap pemain," kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi, di Jakarta, Senin (4/3/2024).

5. Kisah Unik Solihin GP, Jenderal TNI yang Ditunjuk Jadi Pangdam saat Tidur Pulas

Solihin Gautama Prawiranegara atau Solihin GP merupakan tokoh militer yang memiliki 20 tanda jasa selama berkarier di dunia militer. Salah satu kisah unik Solihin adalah dirinya pernah ditunjuk sebagai Pangdam Hasanuddin saat tengah tertidur pulas oleh Panglima Kodam XVI Hasanuddin Kolonel M Jusuf pada Juni 1965. 

“Yang akan menggantikan saya sebagai Panglima Kodam XIV Hasanuddin ini adalah perwira yang sedang ngorok di sebelah saya ini,” kata Jusuf menunjuk orang di sisinya, yang tidak lain adalah Solihin.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
24 jam lalu

IPB Skors 16 Mahasiswa Pelaku Pelecehan Seksual selama 1 Semester

Soccer
1 hari lalu

2 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 Bocor ke Publik: Tim Timur Tengah

Soccer
4 hari lalu

Nasib Liga Indonesia Ditentukan dari Owner Meeting Super League 2025-2026

Soccer
4 hari lalu

Erick Thohir Bicara soal Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal